KOMPAS ???

November 7, 2007 pukul 2:45 pm | Ditulis dalam KOMPAS | 1 Komentar

KOMPAS adalah singkatan dari Komunitas Mahasiswa Kelapa Sawit yang di bentuk oleh beberapa mahasiswa SPKS INSTIPER Yogyakarta, yang bertujuan untuk mengembangkan bakat, minat, dan juga kreatifitas anggota KOMPAS itu sendiri. KOMPAS berdiri atau dibentuk pada tanggal 15 September 2007, jam 01.07 wib, bertempat di kali code atau ketika puasa yang ke 3 pada bulan ramadhan kemaren. Kalau menurut saya sendiri kali code adalah tempat yang bersejarah bagi KOMPAS sendiri. Karena disanalah muncul pemikiran-pemikiran awal berdirinya KOMPAS.

KOMPAS tersebut awalnya hanyalah sebagai guyonan atau bahan ketawaan ketika kami sedang ngumpul, karena KOMPAS juga bisa di artikan sebagai Komunitas Pas-pasan, siapa yang sangka ternyata kami malah lebih memilih memakai nama tersebut di bandingkan nama yang lain. Saya sendiri sebagai anggota KOMPAS berharap KOMPAS tersebut dapat berjalan aktif terus sampai ide-ide atau daya kreatifitas anggota KOMPAS tersebut habis. Itu pun ditentukan oleh faktor-faktor re-generasi nya, karena bila tidak ada penerusnya siapa yang akan mengaktifkan KOMPAS tersebut. Tetapi kami akan mencoba untuk menerapkan sistem kaderisasi di KOMPAS.

Saya sendiri sangat berharap kalau KOMPAS ini dapat menjadi UKM (unit kegiatan mahasiswa) di INSTIPER Yogyakarta, tapi untuk menjadi UKM di INSTIPER tersebut juga susah karena harus melewati beberapa persyaratan dari pihak rektorat. Ya mudah-mudahan dapat terwujud. Maju terus KOMPAS ……..

 

 

 

Visi : Mengembangkan minat, bakat & kreatifitas anggota KOMPAS

Misi : Membangun jiwa kebersamaan antar anggota KOMPAS

 

Tanggal, Waktu, Tempat terbentuk : 15 September 2007, 01.07 WIB, Kali Code Yogyakarta.

 

Agenda Kerja Bulan November 2007 :

 

  1. Penanaman:

  1. Agus Siswanto

  2. Sahat Roma Torang Siregar

  3. Rizki Karnain

 

  1. Touring :

    1. Adi Fransisco Saragih

 

  1. Kaderisasi :

    1. Denny Dwi Putra

    2. Yuri Abi Al-habib

 

  1. Perlengkapan Atribut :

    1. Agung Hanafi Siregar

 

  1. Pengembangan Olahraga

    1. Erickson Lumban Gaol

 

  1. Jurnalist :

    1. Yoga Prawira Yudha

    2. Usfri Raranda Saragih

 

VII. Pengembangan Informasi Komunikasi dan Teknologi

  1. Erickson Lumban Gaol

 

Anggota kompas Bulan November 2007 :

  1. Teddy Gustriandi (SPKS’06)

  2. Sahat Roma Torang Siregar (SPKS’06)

  3. Agung Hanafi Siregar (SPKS’06)

  4. Adi Fransisco Saragih (SPKS’06)

  5. Usfri Raranda Saragih (SPKS’06)

  6. Yoga Prawira Yudha (SPKS’06)

  7. Bobby Suwendi (SPKS’06)

  8. Erickson Lumban Gaol (SPKS’06)

  9. Denny Dwi Putra (SPKS’07)

  10. Yuri Abi Al-habib (SPKS’07)

  11. Agus Siswanto (SPKS’06)

  12. Rizky Karnain (SPKS’06)

 

Penanaman Kelapa Sawit Manfaatkan Lahan Kritis

November 6, 2007 pukul 12:46 pm | Ditulis dalam Kelapa Sawit | Tinggalkan komentar

 

Kepala Dinas Perkebunan Kalimantan Timur Maksum Abdullah Marhamah menyatakan mendukung kebijakan pemerintah pusat tentang pengembangan tanaman kelapa sawit, jagung, tebu, dan karet. Khusus tentang perluasan perkebunan kelapa sawit, ia mengusulkan agar hal itu memanfaatkan lahan kritis.

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan, pemerintah berencana menanam kelapa sawit seluas 500.000 hektar per tahun. Kalimantan terpilih menjadi salah satu lokasi penanaman berdasarkan alasan potensi dan luas areal tanaman (Kompas, 8/5).
Menurut Maksum, program pemerintah pusat selaras dengan proyek satu juta hektar kelapa sawit di Kalimantan Timur (Kaltim). Realisasi program tersebut tidak langsung diterapkan dalam waktu singkat, tetapi bertahap selama 15 tahun.

Lahan seluas dua sampai tiga juta hektar di Kaltim bisa dibudidayakan untuk kelapa sawit. Meski ditanami semua, itu masih kurang dari 50 persen luas lahan kritis yang mencapai 6,4 juta hektar.
Walaupun proyek penanaman skala besar dinilai cukup baik, tetapi pelaksanaannya diharapkan tidak terburu-buru. Perkebunan kelapa sawit perlu memerhatikan keberadaan masyarakat lokal. Artinya, masyarakat bisa diberdayakan untuk memiliki perkebunan sendiri.
Gubernur Kaltim Suwarna Abdul Fatah beberapa waktu lalu menuturkan, provinsi itu butuh lima orang untuk mengerjakan satu hektar kebun. Atas perhitungan itu, satu juta hektar mampu memberdayakan 200.000 keluarga. Tenaga kerja yang bisa diserap bisa mencapai lima juta orang.
Bio-etanol di Lampung
Dari Bandar Lampung dilaporkan, CSM Corp Korea menyatakan serius berinvestasi di Lampung. Hal itu ditunjukkan dengan ditandatanganinya nota kesepahaman pembangunan pabrik bio-etanol berkapasitas 1,5 juta kiloliter etanol per tahun dan penanaman ubi kayu antara Provinsi Lampung dan Manajemen CSM Corp Korea.
Penandatanganan nota kesepahaman investasi senilai lebih dari Rp 10 triliun itu dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Rachmat Abdullah dan Executive CEO CSM Corp Gyu-Ho Choi, Senin (8/5) di Lampung. Investasi akan berlangsung 50 tahun lebih—bekerja sama dengan badan usaha milik daerah, dan bisa diperpanjang sesuai dengan kebutuhan.
Resi Bohang, Kepala Biofuel dan Sistem Energi PT Edis Indonesia, selaku anak perusahaan CSM Corp Korea yang menangani penelitian dan pendirian pabrik, mengatakan, dengan kapasitas sebesar itu setidaknya dibutuhkan bahan baku ubi kayu atau singkong sebanyak 10 juta ton per tahun. Dari setiap ton ubi kayu mampu dihasilkan 150-155 liter etanol.

BUDIDAYA KELAPA SAWIT

November 6, 2007 pukul 12:30 pm | Ditulis dalam Kelapa Sawit | 9 Komentar

Kelapa sawit ( Elaeis guinensis jacg ) adalah salah satu dari beberapa palma yang menghasilkan minyak untuk tujuan komersil. Minyak sawit selain digunakan sebagai minyak makanan margarine, dapat juga digunakan untuk industri sabun, lilin dan dalam pembuatan lembaran-lembaran timah serta industri kosmetik .

SYARAT -SYARAT TUMBUH .
– Curah hujan minimum 1000-1500 mm /tahun, terbagi merata sepanjang tahun.
– Suhu optimal 26°C.
– Kelembaban rata-rata 75 %.
– Dapat tumbuh pada bermacam-macam tanah, asalkan gembur, aerasi dan draenasenya baik, kaya akan humus dan tidak mempunyai lapisan padas.
– pH tanah antara 5,5 – 7,0.
P E M B I B I T A N
a. Pengecambahan Biji.
– Biji dipanaskan dalam germinator selama 60 hari dengan suhu tetap 39oC dan kadar air 18%.
– Kemudian biji direndam dalam air mengalir selama 6 hari, hingga kadar air naik menjadi 24%.
– Selanjutnya biji dikeringkan selama 3 jam dalam ruangan yang teduh.
– Biji dimasukkan dalam kantong plastik ukuran 38 x 39 cm sebanyak 500 biji, kemudian ditutup rapat
– Setelah 10-14 hari, biji mulai berkecambah.
– Biji yang belum berkecambah pada umur 30 hari dibuang saja.
– Kecambah yang tumbuh normal dan sehat, warnanya kekuning-kuningan, tumbuhnya lurus serta bakal daun dan bakal akarnya berlawanan arah.
b. Persemaian dan Pembibitan
– Kecambah dipindahkan kekantong plastik ukuran 14 x 22 cm dengan tebal 0,08 mm.
– Isilah polybag dengan tanah lapisan atas yang dibersihkan dari kotoran dan dihancurkan sebelumnya.
– Lakukan penyiraman polybag sebelum penanaman kecambah dan selanjutnya pada setiap pagi dan sore setelah penanaman.
– Buatlah lobang tanam sedalam 3 cm.
– Buatlah naungan persemaian setinggi 2,5 m
– Setelah bibit berumur 3 bulan dipindahkan kedalam polybag yang besar dengan ukuran 40 x 50 cm, tebal 0,2 mm.
PERSIAPAN LAHAN
– Lahan diolah sebaik mungkin, dibersihkan dari semak-semak dan rumput-rumput liar.
– Buatlah lobang tanam dengan ukuran 40 x 40 x 40 cm atau 60 x 60 x 60 cm, 2 minggu sebelum tanam dengan jarak 9 x 9 x 9 m membentuk segitiga sama sisi.
– Tanah galian bagian atas dicampur dengan pupuk fosfat sebanyak 1 kg/lobang.
– Lobang tanam ditutup kembali dan jangan dipadatkan.
P E N A N A M A N
– Masukkan bibit ke dalam lobang dengan hati-hati dan kantong plastik dibuka.
– Lobang ditimbun dengan tanah, tidak boleh diinjak-injak agar tidak terjadi kerusakan.
– Bibit yang tingginya lebih dari 150 cm, daunnya dipotong untuk mengurangi penguapan.
– Penanaman sebaiknya dilakukan pada awal musim penghujan.
PEMELIHARAAN TANAMAN
– Lakukan penyulaman untuk mengganti tanaman yang mati dengan tanaman baru yang seumur dengan tanaman yang mati.
– Cadangan bibit untuk penyulaman terus dipelihara sampai dengan umur 3 tahun dan selalu dipindahkan ke kantong plastik yang lebih besar.
– Penyiangan gulma dilakukan 1bulan sekali.
– Lakukan perawatan dan perbaikan parit drainage.
– Anjuran pemupukan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) seperti pada table 1.
– Sedangkan pemupukan Tanaman Menghasilkan (TM), kebutuhan pupuk berkisar antara 400 – 1000 kg N, P, K, Mg, Bo per Ha/tahun.
– Lakukan pemupukan 2 kali dalam satu tahun; pada awal dan akhir musim penghujan dengan cara menyebar merata di sekitar piringan tanaman.
– Hama-hama yang sering menyerang tanaman kelapa sawit adalah Ulat Kantong; Metisaplama, Mahasena Coubessi dan Ulat Api; Thosea asigna, Setora nitens, Dasna trina. Sedangkan penyakitnya busuk tandan Marasmius sp.
Hama ulat kantong dikendalikan dengan insektisida yang mengandung bahan aktif metamidofos 200/liter atau 600 g/liter, hama ulat api dengan insektisida yang mengandung bahan aktif permetrin 20 g/liter dan monokrotofos 600 g/lite.
– Potonglah daun yang sudah tua, agar penyebaran cahaya matahari lebih merata, mempermudah penyerbukan alami, memudahkan panen dan mengurangi penguapan.
P A N E N
– Telah dapat menghasilkan pada umur 30 bulan setelah tanam.
– Jumlah pohon yang dapat dipanen per hektar sebanyak 60%.
– Dipilih tandan yang buahnya sudah masak dengan tanda adanya sejumlah buah merah yang jatuh (brondol ).
– Cara panen dengan memotong tandan buah.
– Pemanenan dilakukan 1 kali seminggu.

PENGELOLA SITUS

November 3, 2007 pukul 4:56 pm | Ditulis dalam Profile | 1 Komentar

Selamat datang di website saya. Nama saya Teddy gustriandi, biasa dipanggil teddy. saya kuliah di instiper yogyakarta, itu lho!!! sekolah tinggi yg mengarah ke pertanian tapi berbasis perkebunan.

Website ini saya luncurkan di karenakan untuk pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan informatika juga sekalian pengembangan minat & bakat saya sendiri karena menurut saya pembelajaran adalah jalan menuju kesuksesan dan lahirlah menjadi seorang pemenang. maaf website ini masih dalam pengembangan jadi harap dimaklumi.

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.